Minggu, 19 Oktober 2025

ziarah ke makam para pendiri yayasan dan ulama Ponorogo.

Dalam Rangka Hari Santri Nasional 2025
MI Kanzul Huda Fullday School – Ponorogo, Sabtu 18 Oktober 2025

Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional 2025, MI Kanzul Huda Fullday School mengawali rangkaian kegiatan dengan ziarah ke makam para pendiri yayasan dan ulama Ponorogo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, diikuti oleh dewan guru dan perwakilan siswa dengan penuh khidmat dan kekhusyukan.

Makam H Imam Afandi dan Hj Syarifatin
Pendiri Yayasan Kanzul Huda 

Perjalanan ziarah dimulai dari makam pendiri Yayasan Kanzul Huda, yaitu Almarhum Bapak Drs. H. Imam Afandi dan Almarhumah Hj. Sjarifatin, sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi beliau berdua yang telah berjasa besar mendirikan dan membesarkan lembaga Kanzul Huda hingga seperti sekarang.

Makam Mbah Bugel Kesambi Ngloning 

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju makam Mbah Bugel Kesambi, Ngloning, seorang ulama yang dikenal sebagai tokoh penyebar Islam dan panutan masyarakat dalam bidang dakwah dan pendidikan. Suasana ziarah terasa tenang dan penuh doa, dengan lantunan tahlil serta pembacaan surat Yasin oleh para guru dan siswa.

Perhentian berikutnya adalah makam Kyai Nursalim Mantub, seorang ulama kharismatik yang dikenal luas karena kealimannya dan dedikasinya dalam mengajar ilmu agama kepada masyarakat. Doa dan tahlil kembali dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada beliau.



Ziarah ditutup di makam Mbah Kyai Hasan Besari Tegalsari, salah satu ulama besar Ponorogo yang menjadi simbol kejayaan pesantren dan pendidikan Islam di masa lalu. Di tempat ini, para guru dan siswa menghayati sejarah perjuangan para ulama yang gigih menyebarkan ilmu dan akhlak mulia kepada umat.

Setelah rangkaian ziarah selesai, para guru dan anak-anak beristirahat sejenak sambil menikmati jajanan sederhana di sekitar lokasi. Wajah-wajah ceria tampak menghiasi suasana, menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan sejarah dan spiritualitas, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga madrasah.

Semoga kegiatan ziarah ini menjadi wasilah turunnya keberkahan, penguat rasa cinta kepada ulama dan pendiri madrasah, serta pengingat bagi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka dalam menanamkan nilai-nilai Islam, ilmu, dan akhlakul karimah di tengah masyarakat. 🌿

“Ziarah bukan sekadar mengenang, tetapi meneladani perjuangan.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kunjungan Pengawas TKA: Monitoring dan Penguatan Mutu Pelaksanaan Ujian di Madrasah

Madrasah Ibtida’iyah Kanzul Huda mendapatkan kehormatan dengan kedatangan tamu pengawas TKA dari Pendma Kabupaten, yaitu Ibu Betty Dwi beser...